9 Rabi II 1441 :: 06 December 2019

Para Pemuda dan Keamanan Negara, Tanggung Jawab Setiap Rakyat.

Diposting : 11 Safar 1441 H / View : 178x

Para Pemuda dan Keamanan Negara, Tanggung Jawab Setiap Rakyat.Pertanyaan :

Apakah para pemuda di waktu sekarang ini diperlukan dari mereka untuk mereka harus (ta’at pen-) kepada pemerintah, negara, para ulama rabbaniyyin mereka, dan (menjaga pen-) persatuan kaum muslimin dan mereka harus untuk tidak terpecah belah ?

Jawaban :

Iya, para pemuda itu wajib untuk dijaga. Dijaga dari hal-hal yang datang (kepada mereka pen-), dan dari ideologi-idielogi menyimpang yang dihembuskan kepada mereka sedangkan mereka di atas kasur-kasur dan di dalam mobil mereka. Pada saat ini kita tidak boleh menyepelekan perkara ini, kita harus melakukan berbagai tindakan pencegahan yang bermanfaat -dengan idzin Allah-. Tindakan pencegahan itu dimulai dari orang tua mereka di rumah, kemudian menyebar kepada para guru di sekolah-sekolah, lalu menyebar ke para khatib dan para imam masjid. Setiap orang melakukan apa yang harus ia lakukan dari menjaga para pemuda, membimbing mereka, dan menjelaskan apa yang dipengaruhi oleh musuh-musuh mereka. Sungguh para musuh senantiasa mempengaruhi para pemuda kita, karena mereka tau bahwa tonggak ummat ini adalah para pemuda, mereka tau bagaimana merusak akal-akal mereka, maka jika para pemuda runtuh maka runtuhlah ummat ini -la haula wa laquwwata illa billah-.

Maka kita wajib untuk tidak lupa tipu daya mereka ini. Dan tugas ini tidaklah hanya diberikan kepada pihak tertentu, akan tetapi diberikan kepada seluruh yang memiliki tanggung jawab, setiap orang harus menegakkan kewajibannya. Apabila ia memiliki kekuasaan (di pemerintahan pen-) maka (ia menegakkan kewajiban dengan pen-) kekuasaannya, dan jika ia tidak memiliki kekuasaan maka ia menyampaikannya kepada pemerintah, menyampaikannya kepada yang memperhatikan pada perkara ini, dan kita jangan saling memberikan tanggungan dan melempar tanggung jawab kepada selain kita, setiap orang ada tanggung jawa pada dirinya sendiri, pada pemuda, dan pada negri. Sebagaimana diungkapkan oleh yang mulia Pangeran Nayif -semoga Allah merahmatinya dan menempatkannya di sorga-Nya- tatkala beliau berkata: “Setiap orang dari rakyat adalah aparat keamanan negara”. Setiap orang adalah aparat keamanan, dan ini bukanlah khusus tanggungan polisi dan tentara saja, bahkan setiap orang adalah aparat kemanan terhadap apa yang ia sanggupi dari menjaga kemanan ini, tolong menolong kepada kebaikan dan ketaqwaan, dan semangat (menjaga pen-) ummat, para pemudanya, dan negara kaum muslimin.

Andai setiap orang saling membantu sama lainnya dengan usaha mereka sesuai dengan kemampuan mereka maka musuh tidaklah akan mendapati orang melaksanakan (makar mereka pen-) di antara kita. Dan kita -segala puji bagi Allah- selama kita dalam keadaan seperti ini, akan tetapi kita takut dari berbagai pengaruh di waktu dekat dan kita takut dari apa yang menimpa selain kita dari apa yang mereka rasakan di negri mereka saat ini, yang telah hancur dan membuat lari penduduknya dan telah tersebar sebab-sebab kejelekan dan fitnah pada negri itu. Dimanakah negri itu pergi ?! Ia telah pergi ! Yang dimana dahaulunya ia adalah negri berdiri dan memiliki penduduk yang banyak, namun sekarang tercerai berai dan tiada daya dan kekuatan hanyalah dengan Allah, maka hendakanya kita takut dari apa yang menimpah mereka.

Sumber:
https://www.alfawzan.af.org.sa/ar/node/16282

Subscribe

Ikuti terus manfaat di Alfawzan.Net dengan berlangganan artikel via email dibawah ini. Jangan lupa cek email Anda untuk menyetujui layanan ini.