25 Dhu al-Qidah 1438 :: 17 August 2017

Giat Beribadah di 10 Hari Terakhir

Diposting : 19 Ramadhan 1436 H / View : 2913x Tags:

Giat Beribadah di 10 Hari Terakhir-min

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ: – كَانَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم – إِذَا دَخَلَ اَلْعَشْرُ -أَيْ: اَلْعَشْرُ اَلْأَخِيرُ مِنْ رَمَضَانَ- شَدَّ مِئْزَرَهُ, وَأَحْيَا لَيْلَهُ, وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ – مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

Bila Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam memasuki 10 hari terakhir di bulan Ramadhan, beliau mengencangkan sarungnya (tidak berhubungan suami istri), menghidupkan malamnya (dengan ibadah) dan membangunkan keluarganya (untuk ibadah)
(HR. Bukhari dan Muslim)

Subscribe

Ikuti terus manfaat di Alfawzan.Net dengan berlangganan artikel via email dibawah ini. Jangan lupa cek email Anda untuk menyetujui layanan ini.